Anak Usaha Pelindo II Tawarkan 30 Persen Saham ke Publik

0
107

 

JAKARTA, INDEPENDEN – PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) segera menjual 30 persen sahamnya kepada publik.

Pelepasan saham tersebut melalui aksi korporasi berupa penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO). Dari pelepasan 30 persen saham itu, diperkirakan mampu meraup dana segar Rp1 triliun.

Direktur Utama IKT, Chiefy Adi Kusmargono menjelaskan, dalam rangka hajatan, perseroan tengah menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPS yang dalam hal ini diwakili keputusan dari Menteri BUMN, Rini Soemarno. Harapannya, rencana IPO ini dapat terlaksana dalam semester I tahun ini juga.

“Nantinya, dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan bisnis. Sebagian besar yaitu sekitar 70 persen untuk investasi pengembangan terminal dan sisanya untuk modal kerja,” jelas Chiefy di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Chiefy menjelaskan, perseroan akan menambah kapasitas lapangan penempatan mobil, alat berat dan spare parts menjadi 2,5 juta unit dari saat ini sebanyak 700 ribu unit. “Luas lapangannya akan bertambah menjadi 89 hektar dari sebelumnya 31 hektar,” ujarnya.

Selain itu, perseroan juga merencanakan untuk menggandeng mitra strategis untuk mengembangkan bisnis yang dijalankan sepanjang ini. Dari dalam negeri, pihaknya membidik beberapa entitas bisnis yang bergerak di bidang logistik, truck carrier, terminal operator, shipping line, dan juga perusahaan jasa keuangan.

Perseroan juga menggelar kegiatan non deal roadshow untuk menggaet investor mancanegara. Baru-baru ini perseroan telah mengunjungi Thailand. Untuk selanjutnya, perseroan akan mengadakan roadshow lanjutan ke Singapura, Malaysia, Thailand, dan Hongkong. “Kita juga berencana ke Inggris dan negara eropa lainnya,” tambahnya.

Menurutnya, perseroan ingin menggandeng perusahaan global untuk bekerja sama dalam pengoperasian terminal, terutama di wilayah-wilayah tujuan ekspor otomotif dari Indonesia.

“Kami cari mitra global itu untuk memperluas jaringan bisnis hingga ke Amerika Latin dan Timur Tengah,” kata Chiefy.

Sugeng Mulyadi, Direktur Keuangan dan SDM IKT menambahkan, di sepanjang 2017, perseroan catat perolehan pendapatan usaha sebesar Rp422,1 miliar, naik 34,3 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 314,3 miliar.

Perseroan juga membukukan pertumbuhan dari sisi laba bersih yaitu sebesar 32,2 persen dari Rp98,4 miliar menjadi Rp130,1 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here