OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Selama Setahun

  • Whatsapp

INDEPENDEN.CO, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan memperpanjang kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit selama setahun.

Kebijakan itu diambil OJK setelah memperhatikan asesmen terakhir OJK terkait debitor restrukturisasi sejak diputuskannya rencana memperpanjang relaksasi ini pada saat Rapat Dewan Komisioner OJK pada tanggal 23 September 2020.

Read More

“Perpanjangan restrukturisasi ini sebagai langkah antisipasi untuk menyangga terjadinya penurunan kualitas debitor restrukturisasi,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam siaran pers yang diterima INDRPENDEN.CO, Jumat (23/10/2020).

Namun kebijakan perpanjangan restrukturisasi, kata Wimboh, diberikan secara selektif berdasarkan asesmen bank untuk menghindari moral hazard agar debitor tetap mau dan mampu melakukan kegiatan ekonomi dengan beradaptasi ditengah masa pandemi ini.

Menurut Wimboh, OJK segera memfinalisasi kebijakan perpanjangan restrukturisasi ini dalam bentuk POJK, termasuk memperpanjang beberapa stimulus lanjutan yang terkait antara lain pengecualian perhitungan aset berkualitas rendah (loan at risk) dalam penilaian tingkat kesehatan bank, governance persetujuan kredit restrukturisasi, penyesuaian pemenuhan capital conservation buffer dan penilaian kualitas Agunan yang Diambil Alih (AYDA) serta penundaan implementasi Basel III.

Realisasi restrukturisasi kredit sektor perbankan per tanggal 28 September 2020 sebesar Rp 904,3 triliun untuk 7,5 juta debitor.

Sementara kredit yang berkinerja kurang bagus atau NPL di bulan September 2020 sebesar 3,15% menurun dari bulan sebelumnya sebesar 3,22%.

Untuk menjaga prinsip kehati-hatian, bank juga telah membentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang dalam enam bulan terakhir menunjukkan kenaikan.

OJK, tegas Wimboh, senantiasa mencermati dinamika dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kestabilan di sektor jasa keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *