Elektabilitas Appi-Rahman Salip Danny-Fatma, Ini Faktor Rasionalitasnya

  • Whatsapp

MAKASSAR, INDEPENDEN,CO – Boleh dikata telat start, pergerakan dan akselerasi mesin pendulang suara pasangan calon walikota dan wakil walikota Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando bekerja efektif. Hasilnya, elektabilitas pasangan ini melejit menyalip Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi.

Kontestasi Pilkada Makassar yang akan berakhir di hari pencoblosan 9 Desember 2020 berpotensi melahirkan pemimpin baru yaitu Appi-Rahman, menumbangkan Danny-Fatma yang boleh dikatakan sebagai petahana. Danny Pomanto adalah walikota Makassar 2013-2018.

Read More

Berdasarkan survei Roda Tiga Konsultan yang dirilis 2 Desember 2020 di Makassar, pasangan nomor urut 2 Appi-Rahman di posisi 33,1 persen, sementara Danny-Fatma di poaiai 32,5 persen. Sisanya dibagi dua paslon lainnya.

Survei yang digelar empat kali itu, tren elektabilitas Appi-Rahman konsisten menanjak, sementara Danny-Fatma juga konsisten nyungsep. Pada survei keempat Appi-Rahman menyalip paslon nomor urut 1.

Pada sisi lain, survei Roda Tiga Konsultan juga menemukan pemilih yang belum menentukan pilihan semakin menurun. Mereka yang kemudian menentukan pilihan diduga kuat menjatuhkan pilihannya kepada Appi-Rahman.

Alasannya, angka elektabilitas Appi-Rahman, meningkat terus, sementara Danny-Fatma tergerus sehingga turun terus. Dengan data itu, pendukung Danny Pomanto dapat diduga sebagian lari ke Appi.

“Danny-Fatma 32,5 persen, Appi-Rahman 33,1 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda 10,4 persen dan Irman-Zunnun 3,8 persen. Responden yang merahasiakan pilihannya 12,7 persen dan tidak tahu 7,7 persen,” papar Muhammad Taufik, Direktur Riset Roda Tiga Konsultan, di Hotel Gammara, Jalan Metro Tanjung Bunga, Rabu (2/12/2020).

Presentasi elektabilitas paslon Pilwalkot Makassar 2020 ini merupakan hasil rekam survei terbaru, 14 hingga 16 November lalu. Roda Tiga Konsultan mengambil sampling dari 820 responden. Dengan margin 3,53 persen.

“Populasi survei kami adalah responden yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap atau DPT Pilwalkot Makassar 2020,” kata Taufik.

Di survei terbaru, Roda Tiga Konsultan juga melakukan uji ulang. Hal ini, kata Taufik, untuk menjaga kualitas surveinya. “Untuk menjaga kualitas survei, kami lakukan pertanyaan ulang, kemudian kita call back. Kami cocokkan jawabannya. Jawaban responden pun konsisten, tidak berubah sesuai dengan jawaban pertama,” tegas Taufik.

Roda Tiga Konsultan juga berkesimpulan, pertarungan Pilwalkot Makassar 2020 menyisakan rivalitas antara Danny-Fatma dan Appi-Rahman. Hanya saja jika melihat fluktuasi elektoral, paslon Danny-Fatma tren elektabilitasnya cenderung turun. “Sementara Appi-Rahman trennya konsisten naik. Ini tergambar dari empat kali survei yang kami lakukan,” lanjut Taufik.

Ketika ditanya mengapa pendukung Danny Pomato pindah dukungan, Taufik menyatakan dalam hal menentukan pilihan pemilih tentu bertanya alasan apa yang mendasari pilihan jatuh lagi kembali ke incumbent.

Kalau tidak ada alasan kuat, seperti program yang baru dan meyakinkan, pemilih tentu mencari alternatif pemimpinnya. Demikian juga mereka yang semula belum menentukan pilihan lalu menentukan pilihan.

Pada sisi lain, kinerja survei elektabilitas Appi-Rahman yang konsisten menanjak, ditentukan kinerja kerja-kerja politik penggalangan suara oleh timnya di kalangan bawah (grass root).

Kecuali itu, program kerja yang ditawarkan memang yang terkait langsung dengan problematika rakyat yang tengah dilanda pandemi Covid-19 dan keterpurukan ekonomi. Baik untuk saat ini maupun dalam jangka panjang.

Survei pertama Roda Tiga Konsultan dilaksanakan pada 28 Agustus sampai 2 September, survei kedua 1 Oktober sampai 7 Oktober, survei ketiga 20 sampai 25 Oktober dan survei keempat atau terakhir 14 sampai 16 November.

“Dari empat kali survei, angka undicided vooters juga terus turun dan paling banyak terdistribusi ke paslon Appi-Rahman,” kata Taufik lagi.

“Jika melihat data yang ada, maka bisa disimpulkan bahwa pemenang Pilwalkot Makassar 2020 adalah pasangan Appi-Rahman,” demikian Taufik.

Dalam catatan media, tren elektabilitas empat paslon miri-mirip hasilnya. Akan tetapi rivalitas ketat terjadi hanya antara paslon nomor 2 dan nomor 1. Sedangkan paslon nomor 3 Syamsu Rizal-Fadli Ananda dan paslon nomor urut 4 Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *